11 Januari 2018

Dosen dan Mahasiswa STMIK SPB bersaing meraih juara 1 dan 2 Born to Protect


Selamat kepada Valdhie Setiawan, mahasiswa STMIK Sentra Pendidikan Bisnis angkatan 2015, dan Bapak Abdul Hamid Kurniawan, Dosen STMIK Sentra Pendidikan bisnis, yang telah meraih Juara 1 dan 2 pada Hacking Contest Born To Protect 207 Audisi Samarinda. Di Kalimantan kegiatan Born to Protect diselenggarakan oleh STMIK Widya Cipta Dharma Samarinda pada tanggal 17 Desember 2017. Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan yaitu 1). Seminar Born to Protect, 2). Lomba Cyber Security, dan 3). TOT bagi Dosen se-Kalimantan. 
Born To Protect adalah sebuah program dengan aktifitas terpadu untuk menjaring gladiator-gladiator muda di bidang Cyber security. Program ini digagas oleh Xynexis dan didukung sepenuhnya oleh KOMINFO. Kompetisi ini adalah Kompetisi Cyber Security Nasional yang diharapkan setiap tahun bisa menjaring 10.000 kanditat talent Cyber Security Indonesia. Untuk bisa menghimpun bakat-bakat Gladiator Cyber security Born to Protect akan hadir di 10 kota di Indonesia untuk melakukan Audisi. Lihat selengkapnya di https://www.borntoprotect.id/
Di Kalimantan, Lomba Cyber Security diikuti 100 peserta terdiri dari peserta umum dan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi se-Kalimantan. Materi yang dilombakan adalah bidang Cyber Security Capture The Flag (CTF) seperti : crypto, stegano grafi, forensik, reverse engineering, web hacking, linux dan keamanan komputer. Untuk melihat suasana lomba dapat dilihat di Fanspage FB Born to protect.

Untuk list 100 besar dari Audisi Samarinda bias dilihat di laman berikut: https://www.borntoprotect.id/result#samarinda